Kembali ke Blog
··4 menit baca

Mahasiswa Undiksha Ciptakan Agro Hero, Platform Digital yang Hubungkan Petani dan Investor

Lima mahasiswa Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha) menggagas platform digital Agro Hero untuk menghubungkan petani lokal dan investor. Berbasis Green Economy dan didukung pendanaan P2MW 2026, platform ini membawa harapan baru bagi sektor pertanian.

Mahasiswa Undiksha Ciptakan Agro Hero, Platform Digital yang Hubungkan Petani dan Investor

Matahari belum terlalu tinggi ketika lima mahasiswa Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha) menyusuri jalan menuju Dusun Muntig, Desa Tulamben, Kecamatan Kubu, Kabupaten Karangasem. Di sana, mereka duduk bersama anggota Kelompok Tani Lahar Sari, mendengarkan cerita tentang lahan yang sulit dikelola karena keterbatasan air dan juga modal, dan investor yang enggan masuk karena tidak punya cara memantau tanaman dari jauh. Dari percakapan-percakapan semacam itulah, gagasan Agro Hero mulai terbentuk.

“Dulu kami sempat diejek waktu pertama mulai menanam buah di sini. Wajar saja, di bawah Gunung Agung ini airnya susah, tanahnya gersang. Tapi sekarang, berkat sumur bor bantuan pemerintah, kami bisa menghasilkan buah yang manis. Semoga dengan bergabung di Agro Hero, kami bisa menanam lebih luas lagi,” ujar salah satu petani Kelompok Tani Lahar Sari.

Bagi tim, ide ini memang tidak lahir dari ruang kelas semata. Selain ke Tulamben, mereka juga turun ke Desa Tamanbali, Kecamatan Bangli, Kabupaten Bangli, untuk berdiskusi dengan Kelompok Tani Kacang setempat memastikan bahwa apa yang mereka bangun benar-benar menjawab kebutuhan petani di lapangan, bukan sekadar asumsi dari balik layar laptop.

Kini, gagasan itu bukan lagi sekadar ide. Tim Agro Hero beranggotakan I Kadek Sindu Arta, Kadek Candra Utami Laksita Dewi, Ni Luh Windu Sari, A.A. Angga Widiana Putra, dan Desak Nyoman Kurnia Cahyani berhasil memperoleh pendanaan melalui Program Pembinaan Mahasiswa Wirausaha (P2MW) 2026, di bawah bimbingan dosen I Gusti Lanang Agung Raditya Putra.

Menjembatani Investor dan Petani

Agro Hero dirancang sebagai platform digital yang mempertemukan investor dengan petani sekaligus pemilik lahan. Sederhananya, seseorang yang ingin berinvestasi di sektor pertanian tidak perlu lagi punya lahan sendiri atau turun langsung ke sawah/kebun, mereka bisa mendanai sebuah proyek tani, lalu memantau perkembangannya dari layar ponsel.

Setiap proyek pertanian di Agro Hero punya identitas digital berbasis kode QR. Lewat kode itu, investor bisa melihat dokumentasi dan perkembangan tanaman yang mereka danai semacam “buku harian” digital dari lahan yang jauh dari jangkauan mereka.

Yang membedakan Agro Hero dari platform investasi pertanian pada umumnya adalah komitmennya pada konsep pertanian berkelanjutan, sejalan dengan semangat Green Economy. Platform ini dilengkapi fitur pencatatan estimasi serapan karbon dari tanaman yang didanai semacam jejak karbon yang bisa dilihat investor sebagai bagian dari dampak investasinya terhadap lingkungan, bukan hanya keuntungan finansial.

Saat ini, Tim Agro Hero terus menyempurnakan platform tersebut agar lebih mudah diakses. Aplikasi ini juga tengah dipersiapkan untuk hadir di Google Play Store, sehingga masyarakat luas bisa mengunduh dan mengikuti perkembangannya secara langsung.

Bagi mereka, pendanaan P2MW 2026 bukan garis akhir, melainkan modal awal untuk menguji apakah gagasan yang lahir dari obrolan di pematang sawah ini benar-benar bisa menjawab kebutuhan petani di lapangan.

  • Informasi lebih lanjut mengenai Agro Hero dapat diikuti melalui:
  • Instagram: @agrohero.idn
  • Facebook: @Agro Hero
  • TikTok: @Agro Hero
  • Threads: @agrohero.idn
  • X: @agroheroidn